- Back to Home »
- Server DHCP
4/27/2017
Server DHCP – Instalasi
DHCP
merupakan protokol dalam jaringan komputer yang mengatur pemberian konfigurasi
jaringan secara otomatis kepada komputer klien. Protokol ini dikembangkan untuk
memberikan kemudahan bagi klien terutama yang tidak mengerti tentang
konfigurasi jaringan untuk tetap dapat bekerja dalam jaringan.
Terdapat banyak keuntungan yang dapat diperoleh
dengan menerapkan layanan DHCP ini dalam jaringan, diantaranya perubahan
konfigurasi jaringan tidak berdampak pada komputer klien, karena yang perlu
disesuaikan konfigurasinya hanyalah layanan server DHCP-nya. Selain itu,
keuntungan lainnya adalah kemudahan dalam menambahkan komputer klien, termasuk
juga dapat mengatasi kemungkinan adanya konflik antar komputer klien dengan
alamat IP yang sama.
Konfigurasi jaringan yang diberikan biasanya adalah
informasi mengenai:
- Alamat IP untuk klien tersebut termasuk didalamnya alamat
netmask-nya
- Alamat IP gateway yang digunakan dalam jaringan tersebut
- Alamat
IP server DNS Konfigurasi lainnya yang juga dapat diberikan adalah nama host,
nama domain, server pewaktuan, dan server printer.
Dalam implementasinya protokol DHCP ini memiliki dua
kelompok aplikasi, yakni server dan klien DHCP. Server DHCP yang menjadi
pemberi konfigurasi jaringan dan klien yang menjadi pengirim permintaan dan
penerimanya. Cara kerja dari protokol ini ditunjukkan pada diagram pesan
berikut.
Pada protokol ini yang memulai komunikasi pertama
kali adalah klien dengan mengirimkan pesan DHCPDiscover broadcast untuk
memberitahu server DHCP bahwa klien ini membutuhkan konfigurasi jaringan.
Server DHCP yang menerima pesan ini akan membalas dengan pesan DHCP Offer yang
berisikan pilihan konfigurasi jaringan yang tersedia. Pilihan yang ditentukan
oleh klien dikirimkan ke server melalui pesan DHCPRequest. Terakhir, apabila
server bersedia memberikan pilihan konfigurasi dari klien akan mengirimkan
pesan DHCPAck. Lebih mudah proses ini sering disingkat dengan nama DORA
(Discover, Offer, Request, and Acknowledgment). Oleh karena, dalam proses
komunikasinya klien meminta konfigurasi jaringan ini dari server DHCP, dapat
juga dikatakan bahwa DHCP merupakan protokol yang mengatur penyewaan
konfigurasi jaringan pada klien.
Sebagaimana layanan jaringan lainnya, protokol ini
distandarkan untuk berjalan pada port UDP 67 untuk server sedangkan klien pada
port UDP 68. Selain port, terkait dengan standar OSI, DHCP merupakan protokol
yang diimplementasikan pada lapisan aplikasi.
Program klien DHCP ini merupakan program bawaan
sistem operasi, sehingga tidak diperlukan instalasi aplikasi tambahan pada
komputer klien. Sedangkan program server-nya masih perlu diinstal. Ada banyak
aplikasi server DHCP yang ada saat ini di Linux. Salah satu yang paling sering
digunakan adalah ISC DHCP Server. Instalasi program ini dapat dilakukan dengan menjalankan
perintah berikut pada terminal Ubuntu
Selesai. jangan lupa di komen dan dikasik saran ya kawan.. semoga bermanfaat subcrieb channel Mku ya

Post a Comment