Memrogram sensor ultrasonic menggunakan Arduino Uno
Memrogram sensor ultrasonic menggunakan Arduino Uno
ketemu lagi gan sama saya Muhammad Khoirul Umam (Mku). kali ini saya akan menjelaskan bagaiamana cara memprogram Sensor ultrasonic menggunakan Arduino Uno. hal yang pertama sopasti adalah siapkan Sensor Ultrasonic, Board Arduino Uno, software Arduino Uno.
1. Penjelasan modul
Sensor Ultrasonic adalah komponen yg kerjanya didasarkan prinsip dari pantulan suatu gelombang suara sehingga dapat dipakai tuk menafsirkan eksistensi sebuah benda spesifik yang ada dalam frekuensinya. Tau berapa ukuran frekuensi sensor ultrasonik? Yup diatas dari gelombang suara, yaitu sekitar 40 KHz sampai 400 KHz.
Sekarang kita membahas mengenai prinsip kerja dari sensor ultrasonik ini.Sensor ultraSonik dibentuk dari dua buah unit, yaitu yang pertama adalah unit penerima dan yang kedua adalah unit pemancar. Kedua unit dalam sensor ultrasonik ini memiliki struktur yang sangatlah sederhana, yaitu suatu kristal piezoelectric yang terhubung dgn mekanik jangkar; disambungkan hanya dgn sebuah diafragma penggetar. Kemudian kepada plat logam diberikan tegangan bolak balik yg mempunyai frekuensi kerja 40 KHz s/d 400 KHz. Dengan demikian akan terjadi kontrasi / pengikatan dengan mengembang ataupun menyusut karena polaritas tegangan yg dikasih kepada kristal piezoelectric sehingga hal tersebut terjadi pada struktur atomnya. Peristiwa inilah yang dinamakan dgn efek piezoelectic.
2. Cara Pemrograman
Cara pemrogramannya adalah pada bagian pembuatan file new atau langsung open file. jika kalian tidak memiliki maka kalian bisa mengambil kodenya atau bahasanya programnya di bawah ini tinggal kalian kopas di arduino dekstop. hal yang pertama adalah :
1. buka Software Arduino Uno yang kalian miliki
2. kemudian jika kalian sudah punya kalian bisa open file-nya.
3. kalau tidak memiliki kodenya bisa kalian dapatkan di bawah ini
4. setelah kalian masukkan kodenya langsung saja kalian klik compil
5. jika sudah Done compile, langsung kalian klik upload pada bagian samping compile.
6. selesai jika masih ada yang eror cek kembali kodenya. mungkin bisa saja salah atau kurang pada speed nya.
7. selesai.
3. Kode atau Scriep atau Bahasa program
/*
http://roboticbasics.blogspot.com
Ultrasonic sensor Pins:
VCC: +5VDC
Trig : Trigger (INPUT) - Pin11
Echo : Echo (OUTPUT) - Pin 12
GND : GND
*/
int trigPin = 11; //Trig - green Jumper
int echoPin = 12; //Echo - yellow Jumper
long duration, cm, meter;
void setup() {
//Serial Port begin
Serial.begin (9600);
//Define inputs and outputs
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
}
void loop()
{
// Sensor dipicu oleh pulsa HIGH dari 10us atau lebih.
// Berikan pulsa LOW pendek terlebih dahulu untuk memastikan pulsa HIGH bersih:
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(5);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
// Baca sinyal dari sensor: pulsa HIGH yang
// duration adalah waktu (dalam mikrodetik) dari pengirim
// Dari ping untuk penerimaan Echo off dari sebuah objek.
pinMode(echoPin, INPUT);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
// convert jarak kedalam cm dan meter
cm = (duration/2) / 29.1;
meter = (duration/2) / 100;
Serial.print(meter);
Serial.print("m, ");
Serial.print(cm);
Serial.print("cm");
Serial.println();
delay(250);
}
Download Softwarenya disini
Selesai semoga bermanfaat ya gan. dan bisa membantu agan yang kesusahan dalam memprogram Sensor Ultrasonik INI.
jangan lupa Subcrieb Channel Mku ya. komen Dan saran agan sangat Mku butuhkan.
ketemu lagi gan sama saya Muhammad Khoirul Umam (Mku). kali ini saya akan menjelaskan bagaiamana cara memprogram Sensor ultrasonic menggunakan Arduino Uno. hal yang pertama sopasti adalah siapkan Sensor Ultrasonic, Board Arduino Uno, software Arduino Uno.
1. Penjelasan modul
Sensor Ultrasonic adalah komponen yg kerjanya didasarkan prinsip dari pantulan suatu gelombang suara sehingga dapat dipakai tuk menafsirkan eksistensi sebuah benda spesifik yang ada dalam frekuensinya. Tau berapa ukuran frekuensi sensor ultrasonik? Yup diatas dari gelombang suara, yaitu sekitar 40 KHz sampai 400 KHz.
Sekarang kita membahas mengenai prinsip kerja dari sensor ultrasonik ini.Sensor ultraSonik dibentuk dari dua buah unit, yaitu yang pertama adalah unit penerima dan yang kedua adalah unit pemancar. Kedua unit dalam sensor ultrasonik ini memiliki struktur yang sangatlah sederhana, yaitu suatu kristal piezoelectric yang terhubung dgn mekanik jangkar; disambungkan hanya dgn sebuah diafragma penggetar. Kemudian kepada plat logam diberikan tegangan bolak balik yg mempunyai frekuensi kerja 40 KHz s/d 400 KHz. Dengan demikian akan terjadi kontrasi / pengikatan dengan mengembang ataupun menyusut karena polaritas tegangan yg dikasih kepada kristal piezoelectric sehingga hal tersebut terjadi pada struktur atomnya. Peristiwa inilah yang dinamakan dgn efek piezoelectic.
2. Cara Pemrograman
Cara pemrogramannya adalah pada bagian pembuatan file new atau langsung open file. jika kalian tidak memiliki maka kalian bisa mengambil kodenya atau bahasanya programnya di bawah ini tinggal kalian kopas di arduino dekstop. hal yang pertama adalah :
1. buka Software Arduino Uno yang kalian miliki
2. kemudian jika kalian sudah punya kalian bisa open file-nya.
3. kalau tidak memiliki kodenya bisa kalian dapatkan di bawah ini
4. setelah kalian masukkan kodenya langsung saja kalian klik compil
5. jika sudah Done compile, langsung kalian klik upload pada bagian samping compile.
6. selesai jika masih ada yang eror cek kembali kodenya. mungkin bisa saja salah atau kurang pada speed nya.
7. selesai.
3. Kode atau Scriep atau Bahasa program
/*
http://roboticbasics.blogspot.com
Ultrasonic sensor Pins:
VCC: +5VDC
Trig : Trigger (INPUT) - Pin11
Echo : Echo (OUTPUT) - Pin 12
GND : GND
*/
int trigPin = 11; //Trig - green Jumper
int echoPin = 12; //Echo - yellow Jumper
long duration, cm, meter;
void setup() {
//Serial Port begin
Serial.begin (9600);
//Define inputs and outputs
pinMode(trigPin, OUTPUT);
pinMode(echoPin, INPUT);
}
void loop()
{
// Sensor dipicu oleh pulsa HIGH dari 10us atau lebih.
// Berikan pulsa LOW pendek terlebih dahulu untuk memastikan pulsa HIGH bersih:
digitalWrite(trigPin, LOW);
delayMicroseconds(5);
digitalWrite(trigPin, HIGH);
delayMicroseconds(10);
digitalWrite(trigPin, LOW);
// Baca sinyal dari sensor: pulsa HIGH yang
// duration adalah waktu (dalam mikrodetik) dari pengirim
// Dari ping untuk penerimaan Echo off dari sebuah objek.
pinMode(echoPin, INPUT);
duration = pulseIn(echoPin, HIGH);
// convert jarak kedalam cm dan meter
cm = (duration/2) / 29.1;
meter = (duration/2) / 100;
Serial.print(meter);
Serial.print("m, ");
Serial.print(cm);
Serial.print("cm");
Serial.println();
delay(250);
}
Download Softwarenya disini
Selesai semoga bermanfaat ya gan. dan bisa membantu agan yang kesusahan dalam memprogram Sensor Ultrasonik INI.
jangan lupa Subcrieb Channel Mku ya. komen Dan saran agan sangat Mku butuhkan.
5/09/2017
Cara memrogram survo tanpa sensor menggunkan Arduino Uno
Cara memrogram survo tanpa sensor menggunakan Arduino Uno
bertemu dengan saya lagi muhammad khoirul umam. kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara memrogram sensor PIR menggunakan Arduino Uno. dengan prantara Software Arduino. cara yang pertama kalian harus menyiapkan Arduino Uno dan juga USB nya. jangan lupa siapkan Survo-nya.
1. Penjelasan Modul.
Motor servo adalah sebuayang dilengkapi
rangkaian kendali dengan sistem yang
terintegrasi dalam motor tersebut. Pada motor servo posisi putaran sumbu (axis)
dari motor akan diinformasikan kembali ke rangkaian kontrol yang ada di dalam
motor servo.
Contoh Motor Servo
Motor servo
disusun dari sebuah motor DC, gearbox, variabel resistor (VR) atau
potensiometer dan rangkaian kontrol. Potensiometer berfungsi untuk menentukan
batas maksimum putaran sumbu (axis) motor servo. Sedangkan sudut dari
sumbu motor servo diatur berdasarkan lebar pulsa yang pada pin kontrol motor
servo.
Konstruksi Motor Servo
Motor servo
adalah motor yang mampu bekerja dua arah (CW dan CCW) dimana arah dan sudut
pergerakan rotornya dapat dikendalikan dengan memberikan variasi lebar pulsa
(duty cycle) sinyal PWM pada bagian pin kontrolnya.
Jenis Motor Servo
Motor Servo Standar 180°
Motor servo
jenis ini hanya mampu bergerak dua arah (CW dan CCW) dengan defleksi
masing-masing sudut mencapai 90° sehingga total defleksi sudut dari kanan –
tengah – kiri adalah 180°.
Motor Servo Continuous
Motor servo
jenis ini mampu bergerak dua arah (CW dan CCW) tanpa batasan defleksi sudut
putar (dapat berputar secara kontinyu).
Pulsa Kontrol Motor Servo
Operasional
motor servo
dikendalikan oleh sebuah pulsa selebar ± 20 ms, dimana lebar pulsa antara 0.5
ms dan 2 ms menyatakan akhir dari range sudut maksimum. Apabila motor servo
diberikan pulsa dengan besar 1.5 ms mencapai gerakan 90°, maka bila kita
berikan pulsa kurang dari 1.5 ms maka posisi mendekati 0° dan bila kita berikan
pulsa lebih dari 1.5 ms maka posisi mendekati 180°.
2. Cara memrogram
dalam pemrograman dibutuhkan yang namanya Scriep atau juga disebut bahasa pemrograman.
pertama buka Arduino Softwarenya. kemudian jika kalian belum mempunyai filenya kita copas saja file yang akan saya berikan kepada agan-Agan di bawah ini. setelah di copas masukkan langsung klik blog yang bercentang atau cecklist. atau juga disebut verify. setelah di verifikasi langsung saja transfer scriep yang kalian masukkan tadi. caranya klik tanda upload di bagian blok menunya.
setelah itu adalah proses withing. jika kalian berhasil maka led nya akan berwarna hijau pada arduino yang kalian miliki. jika belum sukses maka led merah nya saja yang menyala.
3. Scriep atau bahasa pemrograman
// Sweep
// by BARRAGAN <http://barraganstudio.com>
// This example code is in the public domain.
#include <Servo.h>
Servo myservo; // create servo object to control a servo
{
for(pos = 0; pos < 180; pos += 1) // goes from 0 degrees to 180 degrees
// a maximum of eight servo objects can be created
int pos = 0; // variable to store the servo position
void setup()
{
myservo.attach(9); // attaches the servo on pin 9 to the servo object
}
void loop()
{
for(pos = 0; pos < 180; pos += 1) // goes from 0 degrees to 180 degrees
{ // in steps of 1 degree
myservo.write(pos); // tell servo to go to position in variable 'pos'
delay(15); // waits 15ms for the servo to reach the position
}
for(pos = 180; pos>=1; pos-=1) // goes from 180 degrees to 0 degrees
{
myservo.write(pos); // tell servo to go to position in variable 'pos'
delay(15); // waits 15ms for the servo to reach the position
}
}
download softwarenya disini
Selesai, semoga bermanfaat buat kalian ya kawan dan semoga bisa membantu. jangan lupa kunjungi Channel Mku di youtube.
salam kenal dari blogging MKU
5/08/2017
Memrogram sensor PIR menggunakan Arduino Uno
Memerogram sensor PIR menggunakan Arduino Uno
Bertemu dengan saya lagi muhammad khoirul umam. kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara memrogram sensor PIR menggunakan Arduino Uno. dengan prantara Software Arduino. cara yang pertama kalian harus menyiapkan Arduino Uno dan juga USB nya. jangan lupa siapkan sensor PIR-nya.1. Penjelasan Modul.
sensor pir adalah sensor yang berfungsi untuk mendeteksi gerakan yang bekerja.Dengan cara mendeteksi adanya perbedaan atau perubahan suhu sekarang dan sebelumnya.Sesuai dengan namanya “Passive”, sensor ini hanya merespon energi dari pancaran sinar inframerah pasif yang dimiliki oleh setiap benda yang terdeteksi olehnya.
Sensor PIR biasanya dapat mendeteksi manusia, karena manusia memiliki suhu tubuh sekitar 32 °C. Didalam sensor PIR ini, terdapat bagian-bagian yang mempunyai perannya masing-masing, diantaranya :
·
Fresnel
Lens
·
IR
Filter
·
Pyroelectric
Sensor
·
Amplifier
·
Comparator
Sensor gerak menggunakan modul PIR sangat simpel
dan mudah banget untuk diaplikasikanBanyak proyek keren yang bisa kamu buat dari modul sensor PIR ini. Dan juga karena modul sensor PIR hanya membutuhkan tegangan input 5 Volt DC.
2. Cara memrogram
dalam pemrograman dibutuhkan yang namanya Scriep atau juga disebut bahasa pemrograman.
pertama buka Arduino Softwarenya. kemudian jika kalian belum mempunyai filenya kita copas saja file yang akan saya berikan kepada agan-Agan di bawah ini. setelah di copas masukkan langsung klik blog yang bercentang atau cecklist. atau juga disebut verify. setelah di verifikasi langsung saja transfer scriep yang kalian masukkan tadi. caranya klik tanda upload di bagian blok menunya.
setelah itu adalah proses withing. jika kalian berhasil maka led nya akan berwarna hijau pada arduino yang kalian miliki. jika belum sukses maka led merah nya saja yang menyala.
3. Scriep atau bahasa program
/*
* PIR sensor tester
*/
int ledPin = 13; // choose the pin for the LED
int inputPin = 2; // choose the input pin (for PIR sensor)
int pirState = LOW; // we start, assuming no motion detected
int val = 0; // variable for reading the pin status
void setup() {
pinMode(ledPin, OUTPUT); // declare LED as output
pinMode(inputPin, INPUT); // declare sensor as input
Serial.begin(9600);
}
void loop(){
val = digitalRead(inputPin); // read input value
if (val == HIGH) { // check if the input is HIGH
digitalWrite(ledPin, HIGH); // turn LED ON
if (pirState == LOW) {
// we have just turned on
Serial.println("Motion detected!");
// We only want to print on the output change, not state
pirState = HIGH;
}
} else {
digitalWrite(ledPin, LOW); // turn LED OFF
if (pirState == HIGH){
// we have just turned of
Serial.println("Motion ended!");
// We only want to print on the output change, not state
pirState = LOW;
}
}
}
dapatkan aplikasinya disini
Selesai, semoga bermanfaat buat kalian ya kawan dan semoga bisa membantu. jangan lupa kunjungi Channel umam di youtube.
salam kenal dari blogging MKU



