- Back to Home »
- nama komponen elektronika dan fungsinya
10/12/2016
Simbol dan Fungsi Komponen
Elektronika
بِسْــــــــــــــــمِ
اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Assalamu'alaikum sobat....
Ni hari mo sharing tentang komponen elektronika.
Walo sebenarnya gak tau pasti bagaimana dan apa dsb ttg komponen
elektronika ni, tapi gak da salahnya dong share disini. Kebetulan pas lgi
baca-baca artikel bloging pagi nemuin artikel yang patut di share. Yuk simak
sob ....
Komponen elektronika berupa sebuah
alat berupa benda yang menjadi bagian pendukung suatu rangkaian elektronik yang dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Mulai dari yang menempel
langsung pada papan rangkaian baik berupa PCB, CCB, Protoboard maupun Veroboard dengan cara disolder atau tidak menempel langsung pada papan rangkaian (dengan alat penghubung
lain, misalnya kabel).
Komponen elektronika ini terdiri dari satu atau lebih bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan jika disatukan, untuk desain rangkaian yang diinginkan dapat berfungsi
sesuai dengan fungsi masing-masing komponen, ada yang untuk mengatur arus dan
tegangan, meratakan arus, menyekat arus, memperkuat sinyal arus dan masih
banyak fungsi lainnya.
Dalam menganalisa rangkaian elektronika atau
membuat skema rangkaian elektronika, kita harus tahu komponen-komponen yang
digunakan. Komponen-komponen ini dalam skema rangkaian elektronika
diigambar berdasarkan simbol-simbol yang sudah ditentukan.
Fungsi simbol-simbol komponen elektronika yaitu untuk mempermudah dan mengetahui karakteristik komponen dalam sebuah rangkaian elektronika.
Belajar elektronika haruslah memahami dan mengetahui, simbol-simbol komponen yang digunakan dalam sebuah rangkaian elektronika. Seperti halnya jika kita ingin memperbaiki peralatan elektronika, perusahaan pembuat peralatan akan menggambar rangkaian yang di produksinya pada skema rangkaian sehingga para pengguna/ teknisi akan mudah melacak kerusakan pada peralatan tersebut.
Pada gambar berikut adalah koleksi simbol-simbol komponen elektronika yang banyak digunakan dalam rangkaian elektronika :
Fungsi simbol-simbol komponen elektronika yaitu untuk mempermudah dan mengetahui karakteristik komponen dalam sebuah rangkaian elektronika.
Belajar elektronika haruslah memahami dan mengetahui, simbol-simbol komponen yang digunakan dalam sebuah rangkaian elektronika. Seperti halnya jika kita ingin memperbaiki peralatan elektronika, perusahaan pembuat peralatan akan menggambar rangkaian yang di produksinya pada skema rangkaian sehingga para pengguna/ teknisi akan mudah melacak kerusakan pada peralatan tersebut.
Pada gambar berikut adalah koleksi simbol-simbol komponen elektronika yang banyak digunakan dalam rangkaian elektronika :
Fungsi Komponen Resistor
|
|||
1. Resistor
|
Resistor
berfungsi sebagai penghambat arus yang mengalir dalam rangkaian listrik
|
||
Potensio
Meter
|
Resistor
berfungsi sebagai penghambat arus dalam rangkaian listrik, nilai resistansi
dapat diatur
|
||
Potensio
Meter
|
|||
Variable
Resistor
|
Resistor
berfungsi sebagai penghambat arus dalam rangkaian listrik, nilai resistansi
dapat diatur
|
||
Variable
Resistor
|
|||
Fungsi Komponen Condensator
|
||
Condensator
Bipolar
|
Berfungsi
untuk menyimpan arus listrik sementara waktu
|
|
Condensator
Nonpolar
|
||
Condensator
Bipolar
|
Electrolytic
Condensator (ELCO)
|
|
Kapasitor
berpolar
|
Electrolytic
Condensator (ELCO)
|
|
Condensator
yang nilai kapasitansinya dapat diatur
|
||
Fungsi Komponen Dioda
|
||
Dioda
|
Berfungsi
sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik satu arah (forward
bias)
|
|
Dioda
Zener
|
Penyetabil
Tegangan DC (Searah)
|
|
Dioda
Schottky
|
Dioda
dengan drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika
|
|
Dioda
Varactor
|
Gabungan
Dioda dan Kapasitor
|
|
Dioda
Tunnel
|
Dioda
Tunnel
|
|
LED (Light
Emitting Diode)
|
Akan
menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik DC satu arah
|
|
Photo
Dioda
|
Menghasilkan
arus listrik ketika mendapat cahaya
|
|
Simbol Komponen Transistor
|
Fungsi Komponen Transistor
|
|
Transistor
NPN
|
Arus
listrik akan mengalir (EC) ketika basis (B) diberi positif
|
|
Transistor
PNP
|
Arus
listrik akan mengalir (CE) ketika basis (B) diberi negatif
|
|
Transistor
Darlington
|
Gabungan
dari dua transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan
|
|
Transistor
JFET-N
|
Field
Effect Transistor kanal N
|
|
Transistor
JFET-P
|
Field
Effect Transistor kanal P
|
|
Transistor
NMOS
|
Transistor
MOSFET kanal N
|
|
Transistor
PMOS
|
Transistor
MOSFET kanal P
|
|
Kita lanjutkan :
Fungsi
|
|||
Motor
|
Motor
Listrik
|
||
Trafo,
Transformer, Transformator
|
Penurun
dan penaik tegangan AC (Bolak Balik)
|
||
Bel
Listrik
|
Berbunyi
ketika dialiri arus listrik
|
||
Penghasil
suara buzz saat dialiri arus listrik
|
|||
Fuse,
Sikring
|
Pengaman.
Akan putus ketika melebihi kapasitas arus
|
||
Fuse,
Sikring
|
|||
| bus |
Terdiri
dari banyak jalur data atau jalur address
|
||
Opto
Coupler
|
Sebagi
isolasi antar dua rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya
|
||
Loudspeaker
|
Mengubah
signal listrik menjadi suara
|
||
Mic,
Microphone
|
Mengubah
signal suara menjadi arus listrik
|
||
Op-Amp,
Operational Amplifier
|
Penguat
signal input
|
||
Schmitt
Trigger
|
Dapat
mengurangi noise
|
||
ADC,
Analog to Digital
|
|||
DAC,
Digital to Analog
|
Mengubah
data digital menjadi signal analog
|
||
Crystal,
Ocsilator
|
Penghasil
pulsa
|
||

Post a Comment