- Back to Home »
- Perbaikan Konektifitas Jaringan
4/27/2017
Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC yang
Bermasalah
1) Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan
dengan Topologi Bus
Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel
Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung
jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang
kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.
Karakteristik topologi Bus adalah:
- merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup
dimana sepanjang kabel terdapat node-node. - Paling prevevalent karena
sederhana dalam instalasi - Signal merewati 2 arah dengan satu kabel
kemungkinan terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data). -
Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah satu konektor
maka seluruh jaringan akan berhenti - Topologi Bus adalah jalur transmisi
dimana signal diterima dan dikirim pada setiap alat/device yang tersambung pada
satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju,
sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut/hanya
akan dilewati signal.
Persiapan yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan
peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan
Topologi Bus adalah:
a) Kartu Jaringan
(Network Interface Card/ LAN Card)
Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang terpasang pada
slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation
(client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat
dari jenis interface-nya pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA
Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi
Bus adalah menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan perlindungan
cukup baik dari cross talk ( disebabkan medan listrik dan fase signal) dan electical
inteference (berasal dari petir, motor dan sistem radio) karena terdapat
semacam pelindung logam/metal dalam kabel tersebut.
Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel
Antena), thick coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10
mbps.
Kabel Coaxial atau kabel RG-58 atau kabel 10base2
(ten base two) memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m
dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai kabel jaringan harus
memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm
dan biasanya berwarna gelap.
Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus
adalah dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis yakni:
a) Konektor
BNC Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel coaxial. b)
TerminatorBNC Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan
Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm. c) TBNC Adalah konektor yang
dihubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) dan ke Konektor BNC ataupun ke
terminator untuk ujung jaringan.
2) Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan
dengan topologi Star
Topologi Star adalah topologi setiap node akan
menuju node pusat/ sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat
baru menuju ke node tujuan.
Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat
karena memudahkan untuk menambah, megurangi dan mendeteksi kerusakan jaringan
yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada
panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss effect) karena hukum konduksi, namun
semua itu bisa diabaikan.
Karateristik topologi Star adalah:
a) Setiap node berkomunikasi langsung dengan central
node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi. b)
Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung
terhubung ke central node.
c) Keunggulan jika
terjadi kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut
yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain d) Dapat digunakan kabel lower
karena hanya menghandle satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP
Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan
peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan
Topologi Bus adalah:
a) Kartu Jaringan
(Network Interface Card/ LAN Card) Sebuah kartu jarinagn (LAN Card) yang
terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun
workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan kedalam sistem
jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk
jaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu
jaringan jenis PCI.
b) Kabel dan Konektor
Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi
star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang
dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat
dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam jaringan adalah 4
pasang / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100
mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumya di Indonesia
warna kabel yang terlilit adalah (orange- putih orange), (hijau-putih hijau),
(coklat-putih coklat) dan (biru- putih biru).
Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi star
dengan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni menggunakan konektor RJ 45 dan
untuk mengepres kabel menggunakan tang khusus yakni Cramping tools.
selesai, semoga bermanfaat dan bisa membantu kawan-kawan blogger
SALAM HANGAT dari blogging Mku. jangan lupa subcireb channel Mku ya..

Post a Comment